Tidak Hanya di Depan Layar Komputer, Mahasiswa Teknik Informatika Terjung Langsung ke Masyarakat

DSC03821_JPG.jpg

Selong – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknik Informtaika Universitas Hamzanwadi mengadakan kegiatan IT Goes to School & Village. Kegiatan yang mengangkat tema tentang "mahasiswa untuk desa gemilang" tersebut merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang berlokasi di Ponpes Ridol Walidain dan sekitarnya, desa Jenggik, kabupaten Lombok Timur. Dari agenda yang sudah dijadwalkan, rencana kegiatan akan berlansgung selama sepuluh hari, terhitung sejak tanggal 12 sampai 22 februari 2020 dan diikuti oleh 27 orang mahasiswa/i Teknik Informatika.
Dalam acara pelepasan peserta IT Goes to School, Hendrawan selaku sekretaris HMPS TI menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menunjukkan kontribusi mahasiswa TI kepada masyarakat, guna menerapkan ilmu yang telah didapatkan dalam bangku perkuliahan, dan untuk menciptakan perubahan untuk desa tempat pengabdian. “Ketika nanti terjun di masyarakat, mereka tidak akan menanyakan berapa IPK yang kamu dapat? Namun, masyarakat akan menanyakan kontribusi apa yang bisa kamu berikan?” Kata Hendra. Hendra yang saat ini juga aktif sebagai Pers Mahasiswa ini juga menambahkan gambaran kegiatan yang akan mereka lakukan yaitu pengembangan media, seminar beasiswa, penyuluhan kesehatan remaja, dan sosialisasi zero waste.
Ketua BEM Fakultas Teknik, Febrian Hidayat yang hadir dalam acara pelepasan peserta sangat mengapresiasi penuh kegiatan tersebut. Harapannya kegiatan tersebut dapat menjadi program yang berkelanjutan bagi HMPS TI dan dapat menjadi contoh bagi HMPS lain yang ada di Fakultas Teknik serta generasi penerus selanjutnya.
Ketua Program Studi Teknik Informatika, Aris Sudianto, M. Kom juga mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini serta menitipkan pesan bagi para peserta. “Lakukanlah kegiatan tersebut dengan baik, jangan sampai melakukan hal-hal yang dapat mencoreng almamater dan nama baik kampus. Kondisi ketika terjun langsung di masyarakat akan sangat jauh berbeda dengan kondisi yang biasa kita rasakan di kampus” ungkapnya ketika memberi sambutan sekaligus melepas para peserta secara resmi. (Persma/Eng)