Detail Post

Visitasi Program Studi Teknik Lingkungan

no-image.jpg

Jum'at (14/06)- Universitas Hamzanwadi, melaksanakan akreditasi dalam rangka visitasi Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik.  Wakil Rektor I Universitas Hamzanwadi, Dr. Khirjan Nahdi, M.Hum, menyampaikan sambutan atas nama lembaga dan ucapan terimakasih kepada assesor dari BAN PT atas visitasi yang dilakukan di Universitas Hamzanwadi. 
Dalam sambutannya, Warek I menjelaskan beberapa hal substantif terkait akreditasi dan latar belakang terbentuknya Program Studi Teknik Lingkungan. 
Pertama, menggambarkan pembagian wilayah administratif NTB. Secara administratif dan geografis, pembagian wilayah kepulauan di NTB terbagi dua yakni pulau Lombok dan Sumbawa. Dimana luas wilayah pulau Sumbawa jauh lebih besar di banding luas wilayah pulau Lombok. Namun secara kuantitas kependudukan, berbanding terbalik dengan jumlah penduduk. Dimana jumlah penduduk di pulau Lombok semakin bertambah dan jauh lebih banyak dibanding jumlah penduduk pulau Sumbawa, disisi lain tidak mungkin luas wilauah suatu pulau itu bisa bertambah. Artinya bahwa, disini ada hal yang perlu dikaji lebih mendalam. Agar tingkat kesesuaian antara luas wilayah dengan jumlah penduduk bisa lebih relefan dan sesuai. 

Dengan demikian, ditegaskannya bahwa hal ini perlu menjadi perhatian khusus agar kajian-kajian lanjut soal kewilayahan dan kelingkungan ini bisa terjawab. 
"Hal ini kemudian menjadi prospek. Dengan daya dukung lingkungan yang kuat, dan akses pembaangunan di daerah, itulah kemudian yang menjadi latang belakang kami membangun Program Studi Teknik lingkungan ini di Universitas Hamzanwadi" ungkapnya. 
Selanjutnya, dikatakannya bahwa Progra Studi Teknik Lingkungan yang saat ini baru menerima dua angkatan mahasisa dan termasuk Program Studi baru, saat ini belum ada lulusan alumni butuh peningkatan dengan program-program yang strategis yang konsern terhadap lingkungan. 
"Peningkatan kafasitas dan kualitas akan terus dibangun. Peningkatan ni kita lakukan dengan melihat kelemahan dan kekurangan untuk mnjadi evaluasi dan peningkatan kedepan" katanya. 

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Khirjan Nahdi Nahdi menegaskan bahwa dalam proses akreditasi program studi teknik lingkungan ini pihak lembaga sudah menyiapkan dengan semaksimal mungkin. Mulai dari tataran mahasiswa, program studi, fakultas hingga ke tataran lembaga. "Dari internal sendiri, kami sudah menyiapkan dan melakukan penilaian dengan maksimal. Namun semuanya kembali pada penilaian dari eksternal. Sehingga inilah fungsi dari akreditasi, agar apa yang menjadi penilaian kami di internal, bisa menjadi acuan perifikasi dan penyesuaian dari BAN PT saat melakukan penilaian" tegasnya. 

Sementara tim assesor dari BAN PT hadir satu orang guru besar dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Djoko M. Hartono, S. E, M. Eng, dan satu orang guru besar lagi dari Universitas Diponegoro, Prof, Dr. Ir. Syafrudin, CES, M. T. 
Dalam kesempatan tersebut, tim assesor dari BAN PT juga mengatakan bahwa tugas internal berpusat pd Universitas. Dimana apa yang sudah diajukan ke BAN PT, akan menjadi potret dalam kunjungan ini. "Apa yang menjadi tujuan dari visitasi ini, agar bisa menjadi penyesuaian dan penguatan dari potret yang sudah digambarkan dalam berkas borang yang sdah diajukan" katanya. (Ram)