Penilaian Angka Kredit Dosen

Kenaikan jabatan akademik dosen merupakan bentuk pemberian penghargaan pemerintah atas prestasi kerja yang dicapai dosen, dengan demikian setiap dosen yang telah mempunyai prestasi kerja sesuai dengan peraturan perundangan berhak mendapatkan penghargaan kenaikan jabatan akademik.

Pelaksanaan penilaian angka kredit dosen memberlakukan lima prinsip penilaian, yaitu: adil, obyektif, akuntabel, transparan dan bersifat mendidik serta otonom dan terjamin mutunya.

Komponen penilaian dalam jabatan akademik dosen terdiri dari:

a). unsur utama yang meliputi:

  1. pendidikan, meliputi pendidikan sekolah dan pelaksanaan pendidikan (pengajaran)
  2. penelitian, meliputi pelaksanaan penelitian dan menghasilkan karya ilmiah sains/teknologi/seni/sastra
  3. pengabdian kepada masyarakat

b). unsur penunjang yang merupakan kegiatan pendukung pelaksanaan tugas pokok dosen.

Dalam penilaian kegiatan yang dilakukan untuk usul pengangkatan pertama dan kenaikan jabatan akademik diberlakukan batas maksimal yang diakui pada komponen-komponen tertentu. Untuk dapat menduduki jenjang jabatan akademik dan/atau pangkat tertentu, dosen wajib memenuhi angka kredit kumulatif dengan distribusi unsur utama dan penunjang (sesuai lampiran Permendikbud No. 92 Tahun 2014 ).

Ada empat jabatan akademik bagi dosen: Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, dan Guru Besar. Proses penilaian jabatan akademik tingkat Asisten Ahli dan Lektor dilakukan di Kopertis, sedangkan jabatan akademik tingkat Lektor Kepala dan Guru Besar dilakukan di Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti.

Jumlah Angka Kredit Minimal

Download:

Form Isian Penilaian Angka Kredit

Permendikbud No. 92 tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Dosen

PermenPANRB No 46 tahun 2013 tentang Perubahan PermenPANRB No.17 tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Dosen dan Angka Kreditnya

Peraturan Bersama Menteri Dikbud dan BKN tentang Ketentuan Pelaksanaan PermenPANRB No. 17 dan 46 tahun 2013