Seminar Nasional Perjuangan Maulanasyaikh (1904-1997) di UNJ

Tuan Guru KH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah salah satu penggagas dan pengembang nasionalisme religius untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Ia mewujudkan gagasan nasionalisme religious dengan gerakan nyata membentuk organisasi modern berbasis religious, yakni Nahdlatul Wathan (Kebangkitan Bangsa) pada tahun 1934 di kampung halamannya, Lombok Nusa Tenggara Barat, setelah menyelesaikan studinya di Madrasah Syaulatiyah, Arab Saudi. Perjuangan Nahdlatul Wathan dipusatkan melalui penyelenggaraan lembaga pendidikan kepada rakyat Lombok sehingga mereka tumbuh berkembang menjadi pendukung kuat kemerdeekaan bangsa Indonesia pada tahun 1945. Mereka segera berhimpun untuk mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kesetiaan mereka terhadap NKRI merupakan hasil dari pendidikan NW yang senantiasa mengembangkan nasionalisme religious.

Untuk menelusuri jejak perjuangan TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini, Program Studi Pendidikan Sejarah UNJ bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Hamzanwadi, menyelenggarakan Seminar Nasional yang bertema “Menelusuri Perjuangan Tuan Guru K.H. Muhammad Zainudin Abdul Majid Untuk Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Seminar Nasional ini diselenggarakan di Aula Latief Gedung Dewi Sartika UNJ pada tanggal 5 April 2017 dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 16.00. Wakil Presiden Republik Indonesia H. Muhammad Jusuf Kalla hadir untuk memberikan pandangan tentang sosok Tuan Guru sekaligus membuka acara Seminar Nasional didampingi oleh Gubernur NTB, Dr. TGB. H. Muhammad Zainul Majdi, M.A.dan Rektor UNJ Prof. Dr. H. Djaali. Beberapa tokoh nasional seperti Menteri Sosial RI Khofifah Indarparawansa, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dan Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad, juga memberikan testimoni dan pandangannya mengenai sosok Tuan Guru dari NTB ini.

Membedah lebih lanjut mengenai perjuangan TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, acara seminar menghadirkan tiga orang pembicara utama yang merupakan pakar sejarah, yaitu  Prof. Dr. Taufik Abdullah (LIPI, Jakarta), Prof. Dr. Djoko Suryo (UGM, Jogjakarta), dan Prof. Dr. Hariyono, M.Pd (UM, Malang). Para pakar sejarah ini akan mengupas lebih dalam mengenai kepahlawanan Tuan Guru ini.

Sumber: http://www.unj.ac.id/halaman/informasi/detail_berita_286

Informasi terkait:

http://www.wapresri.go.id/tuan-guru-kh-muhammad-zainudin-abdul-madjid-sosok-panutan/

http://nasional.kompas.com/read/2017/04/05/14464731/kh.muhammad.zainudin.abdul.majid.diusulkan.jadi.pahlawan.nasional

https://nasional.tempo.co/read/news/2017/04/05/173862930/jk-sebut-pendiri-nahdlatul-wathan-layak-jadi-pahlawan-nasional

http://birohumasprotokol.ntbprov.go.id/mobile/berita-963-wapres-jk-tegaskan-%E2%80%9Cmaulana-syaikh-layak-dihargai-sebagai-pahlawan-nasional%E2%80%9D.html

http://suaranw.com/berita-745-seminar-kepahlawanan-maulanasyaikh-akan-dihadiri-wapres-irzani-persiapan-sudah-rampung-90-persen.html

http://www.bimakini.com/2017/04/wapres-jk-maulana-syaikh-layak-dihargai-sebagai-pahlawan-nasional/