Tim Gelar Pusat Berziarah Makam Almaghfurulah

Senin (30/10) Kunjungan Tim Peneliti Pengkajian Gelar Pusat (TP2GP) untuk verifikasi gelar pahlawan Maulana Syaikh dipusatkan di Lingkungan Yayasan Pendidikan Hamzanwadi PPD NW Pancor. Setelah awalnya bershilaturrohmi dengan keluarga, rombongan TP2GP langsung berangkat menuju YPH PPD NW Pancor. Kunjungan di yayasan dimulai dari Musholla Al-Abror sekaligus untuk melaksanakan sholat zuhur berjamaah. Setelah selesai melaksanakan sholat zuhur, Tim didampingi oleh dinas sosial provinsi, pengurus yayasan, dan Wakil Rektor I bidang akademik Universitas Hamzanwadi, Dr. Khirjan Nahdi, M.Hum, berdiskusi singkat tentang sejarah dan kiprah Maulana Syaikh dalam membangun dan mengembangkan bangsa dan tanah air melalui Nahdlatul Wathan sebagai basis pendidikan keagamaan, sosial, dan dakwah.

Salah satu topik diskusi adalah ketika Tim pusat bertanya tentang atap yang menaungi halaman Musholla Al-Abror, kenapa atap yang digunakan terbuat dari daun kelapa. Dr. Khirjan kemudian memberika penjelasan bahwa “atap daun kelapa atau kelangsah dalam bahasa sasak ini memiliki nilai sejarah tersendiri yang telah ditanamkan oleh Maulana Syaikh sejak dulu dan sampai sekarang menjadi ladang amal bagi jamaah NW dari berbagai daerah.” Mendengar penjelasan tersebut para anggota rombongan terlihat begitu tertarik dengan nilai-nilai yang ada di NW dan memberikan respon yang positif tentang berbagai kiprah dan perjuangan Maulana Syaikh. Kunjungan kemudian di lanjutkan dengan berziarah Makam. Semua rombongan Tim terlihat khusyuk memanjatkan doa di Makam Maulana Syaikh.

setelah selesai melakukan ziarah makam rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke gedung Birrul Walidain. Melihat galleri foto perjuangan yang ada di Birrul semua rombongan tampak takjub terlebih ketika melihat foto-foto dengan kutipan bait-bait wasiat renungan masa. “Luar biasa susunan kata-katanya” ungkap ketua rombongan tim sambil mengambil HP dan memotret beberapa gambar tersebut. diakhir pertemuan pihak yayasan memberikan paket kenang-kenangan kepada ketua rombongan TP2GP yang isinya Hizib Nahdlatul Wathan, Wasiat Renungan Masa, dan beberapa buku kajian tentang Nahdlatul Wathan. (asr)