Universitas Hamzanwadi Gelar Wisuda Ke-II

Sabtu (25/11) Universitas Hamzanwadi menggelar acara wisuda ke-II program sarjana dan diploma tahun akademik 2017/2018. Wisuda program sarjana dan diploma Universitas Hamzanwadi di laksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) YPH PPD NW Pancor. Pada wisuda periode ini total wisudwan berjumlah 736 orang, terdiri dari 12 wisudawan diploma dari Fakultas Teknik dan 724 Wisudawan sarjana dari 13 Program Studi di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Dari total jumlah  tersebut 69 wisudawan mendapat predikat cumlaude, 14 diantaranya menjadi wisudawan terbaik dari masing-masing program studi dan berhak mendapatkan bantuan biaya pendidikan dari Bank NTB.

Momen wisuda kali ini terasa spesial karena bertepatan dengan hari guru tanggal 25 November 2017. Pada wisuda kali ini dihadiri oleh Koordinator Kopertis VIII Bali Nusra Prof.Dr. I Nengah Desi Astawa,M.Si, dua orang anggota DPR RI yaitu Dr. Zulkieflimansyah dan HM. Syamsul Luthfi, M.Si. Rencana awal Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D. menyatakan siap hadir namun batal dan diwakili oleh Sekretaris Ditjen IPTEK DIKTI, Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Ph.

Rektor Universitas Hamzanwadi Dr.Ir.Hj.Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Hamzanwadi merupakan Perguruan Tinggi yang baru lahir, baru berusia 1 tahun. Namun demikian dalam proses akreditasi institusi (AIPT) Universitas Hamzanwadi sudah mampu meraih predikat Baik Sekali. Hal tersebut menunjukkan bahwa Manajemen Universitas Hamzanwadi sudah berjalan dengan sangat baik, meski dalam beberapa hal masih terus melakukan pembenahan. “Kedepan”, ungkap rektor “Universitas Hamzanwadi akan terus berbenah dan meningkatkan kualitas sehingga dalam beberapa tahun mendatang kita targetkan bisa mendapatkan nilai akreditasi A“.

Senada dengan penyampaian Ibu Rektor, Sekretasis Ditjen Iptek Dikti menegaskan bahwa salah satu kunci Universitas Hamzanwadi bisa bertahan ditengah banyaknya perguruan tinggi yang ditutup oleh Ristekdikti adalah karena Universitas Hamzanwadi terus konsisten menjagan mutu dan kualitasnya. “Mutu menjadi kunci untuk kemajuan dan pengembangan perguruan tinggi”, sela beliau. (asr)