Universitas Hamzanwadi Menandatangani MoU dengan Kemendikbud

Pada hari ini, Senin, 28 Mei 2018 Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI bersama 38 Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) Se-Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka melaksanakan Program Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPG-DALJAB) 2018 di Milenium Hotel Jakarta. Universitas Hamzanwadi menjadi salah satu dari 38 LPTK tersebut dan satu-satunya LPTK yang berasal dari Provinsi NTB. Penandatanganan MoU ini diwakili oleh Wakil Rektor I, Dr. H. Khirjan Nahdi, M.Hum. Adapun ruang lingkup nota kesepahaman ini meliputi:

  1. Penyusunan rencana kegiatan PPG-DALJAB tahun 2018
  2. Sosialisasi Program PPG-DALJAB dan
  3. Penyelenggaraab PPG-DALJAB

Kegiatan penanda tanganan nota kesepahaman antara Kemendikbud dengan 38 LPTK dengan tujuan tercapainya kesepakatan dalam penyampaian konsep materi PPG dalam jabatan. Program PPG dalam jabatan merupakan “benteng terakhir untuk mengawal kualitas guru di Indonesia”. Karena Program PPG diharapkan mampu merubah mindset dan kompetensi guru sesuai dengan perkembangan IPTEK. Pola pembelajaran yang dikembangkan dalam PPG dalam jabatan adalah hybrid learning system dan dikelola dengan learning management system (LMS).

LMS yang digunakan merupakan gerakan baru bersifat revolusioner tentang e-learning, menuju e-content untuk mengubah mindset guru. Dalam sambutanya Rektor Universitas Negeri Medan mengatakan bahwa; “persoalan yang dihadapi oleh guru bukan pada learning management system (LMS), tetapi pada pola fikir yang dimiliki oleh masing-masing guru kita”. Kemudian PPG juga diharapkan dapat mengubah cara memberikan penilaian terhadap guru yang dianggap memiliki kompetensi dan layak dianggap menjadi guru. LPTK diwajibkan dan harus bisa menguji keterampilan guru bukan hanya bagaimana memahami materi secara teoritis saja, tetapi yang terpenting adalah bagaimana guru di Indonesia mampu menguasai higher order thinking skill (HOTS), di sinilah fokus penilaian terhadap guru yang mengikuti PPG dan menggunakan branded learning.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan diskusi dan penjelasan tentang:

  1. Alur PPG dalam jabatan moda daring
  2. Alur PPG dalam jabatan moda tatap muka
  3. Pelaksanaan PPL Program PPG dalam jabatan
  4. Pelaksanaan UKMPPG dalam jabatan
  5. Dan mekanisme penyaluran dana PPG dalam jabatan

Wakil Rektor II (Dr. H. Edy Waluyo, M.Pd) dan Koordinator PPG Universitas Hamzanwadi (Dr. Aswasulasikin, M.Pd) ikut serta dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor I juga menandatangani perjanjian kerjasama learning management system antara PT Kreasi Sejahtera Teknologi dan Asosiasi Lembaga Pendidikan Swasta Se-Indonesia.