ArabicEnglishIndonesian
Categories
Uncategorized

Tumbuhkan Karakter Mandiri, HMPS Pendidikan Biologi Universitas Hamzanwadi Gelar Kemah Darma Bakti Sosial

Lombok Timur – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Biologi Universitas Hamzanwadi menggelar kegiatan Kemah Darma Bakti Sosial (KDBS) 2020, di Dusun Sesang, Desa Lando, Kecamatan Terara, Lombok Timur.

Kegiatan KDBS akan belangsung selama 10 hari dimulai sejak 23 Januari hingga 2 Februari mendatang yang diikuti oleh mahasiswa aktif biologi dari semester 1 hingga 7.

Ketua HMPS Pendidikan Biologi, Rahmat Rizki Aolia Akhzami menjelaskan, kegiatan KDBS ini dilakukan untuk mendorong tumbuhnya semangat kemandirian dan jiwa sosial bagi mahasiswa.

Selain itu, kegiatan tahunan ini juga bertujuan untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat dan mengaplikasikan serta menyalurkan pengetahuan yang mereka dapatkan selama di bangku perkuliahan kepada pemuda dan wagra desa setempat.

"Tujuan kegiatan ini untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu lapangan yang sudah didapatkan saat di bangku perkuliahan kepada masyarakat. Intinya menumbuhkan karakter mandiri dan respek terhadap tanggung jawab sosial ke depan," jelas Rizki saat ditemui Persma di lokasi acara.

Dipaparkan, kegiatan terbagi menjadi beberapa bidang. Di bidang sosial, mahasiswa akan membantu masyarakat dalam kegiatan sehari-hari dan membantu mengembangkan pengetahuan tentang pertanian dan peternakan kepada masyarakat sekitar.

“Di bidang pendidikan, mahasiswa akan membantu mengembangkan pengetahuan yang sudah dimiliki anak-anak di sekitar Desa Lando Lauk, mulai dari SD, SMP dan juga SMA. Sementara di bidang ekonomi, para mahasiswa melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk kandang, serta mengedukasi masyarakat tentang limbah organik yang bisa digunakan menjadi pupuk,” paparnya.

Lebih lanjut, Rizki mengatakan bahwa selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melaksanakan sejumlah kegiatan, seperti pelatihan pembuatan pupuk kandang, reboisasi, Biologi Go to school, ramah tamah, outbond, hingga lomba-lomba Islami.

"Harapannya dengan program yang dilaksanakan ini, para mahasiswa Biologi Universitas Hamzanwadi bisa mendapatkan pengalaman yang tentu akan sangat berguna di masa depan. Semangat mengabdi, abdikan diri untuk masyarakat dan berikan kontribusi terbaik kita untuk bangsa," ungkapnya.

Rizki juga menambahkan, kegiatan ini selaras dengan konsep kebijakan Mendikbud, Nadiem Makarim, terutama tentang Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. "Dalam konsep Kampus Merdeka kan iplementasinya bisa diwujudkan dalam kegiatan kampus yang memberikan kesempatan dan kebebasan kepada mahasiswa untuk belajar langsung, serta berekspresi di tengah masyarakat," tambahnya.

Salah seorang peserta KDBS, mahasiswa Pendidikan  Biologi semester 6,  Murtiadi Erlan Supraitno mengaku senang dan bahagia bisa mengikuti kegiatan tersebut. “kami sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. Di sini kami merasakan kebersamaan yang sangat kuat, dan juga rasa tanggung jawab. kami juga bangga bisa berkontribusi bagi masyarakat dimana mereka merasa termotivasi untuk melanjutkan pendidikan anak-anak  mereka setinggi tingginya, agar tumbuh menjadi manusia yang bermanfaat,” akunya dengan dengan penuh semangat.

Sementara itu, Kepala Dusun Sesang Desa Lando, Sahri Alatas mengapresiasi dan manyambut baik kegiatan yang dilakukan mahasiswa Universitas Hamzanwadi. Menurutnya, masyarakat juga cukup terbantu dengan kehadiran kegiatan para mahasiswa di Dusun Sesang. “Masyarakat sangat tersentuh dengan kegiatan yang dilakukan mahasiswa. Malah, mahasiswa sampai ikut cuci piring, cuci beras dalam kegiatan zikiran di salah satu rumah warga," katanya.

Mahasiswa juga tak segan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian di desa, mulai dari mengangkat benih hingga menanam padi di sawah. "Partisipasi mahasiswa ini luar biasa, dan sangat membantu masyarakat kami," pungkasnya. (Persma/Isk)

Categories
Uncategorized

26 Tim Se-pulau Lombok Beradu Dalam OASIS 2020

SELONG – Sebanyak 26 tim dari 19 sekolah sepulau Lombok berkompetisi dalam Olimpiade Siswa Sosiologi (OASIS) tahun 2020, yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Hamzanwadi. Acara tersebut merupakan agenda tahunan dari Prodi Pendidikan Sosiologi.

Kegiatan OASIS yang berlangsung dan dibuka di Fakultas Teknik tersebut mengangkat tema tentang Kontribusi sosiologi dalam memberikan solusi di era 4.0. Dengan mendatangkan peserta dari siswa-siswi se pulau Lombok, kegiatan tersebut berlangsung seru dan menarik dengan berbagai mata lomba yang digelar oleh panitia kegiatan.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) Universitas Hamzanwadi yang hadir sekaligus membuka acara tersebut, Dr. Fahrurozi, M.M menyampaikan bahwa, pada zaman ini ada dua kompetensi yang harus dikuasai oleh para pemuda yaitu sosiologi dan teknologi. “Penguasaan ilmu sosiologi yang terintegrasi dengan penguasaan teknologi merupakan modal untuk mengarungi bahtera kehidupan di era 4.0,” ungkapnya.

Ia menambahkan, beberapa karakter yang perlu dimiliki oleh para pemuda, yaitu rasa ingin tahu yang tinggi dan pemahaman yang baik atas sebuah masalah. “Melalui OASIS ini kami mengharapkan para peserta bisa menanamkan rasa ingin tahu yang tinggi dan belajar menyelesaikan masalah dengan memahaminya terlebih dahulu,” tambahnya.

OASIS 2020 berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 29 sampai dengan 30 Januari 2020 dan menggunakan 3 babak yang berbeda. Pertama pada babak penyisihan, 26 tim yang beranggotakan masing-masing 3 orang diadu untuk mengumpulkan nilai sebanyak mungkin dalam menjawab soal dengan menggunakan metode Computer Based Test (CBT). Kemudian 9 tim dengan nilai tertinggi akan melaju ke babak semifinal. Babak semifinal ini menggunakan metode yang berbeda dari babak sebelumnya yaitu dengan metode cerdas cermat. Selanjutnya 3 tim terbaik akan melaju ke babak final untuk memperebutkan 3 besar juara.

Tujuan pelaksanaan OASIS 2020 ini adalah untuk mengenalkan Prodi Pendidikan Sosiologi Universitas Hamzanwadi kepada sekolah-sekolah se-pulau lombok dan juga untuk memperkenalkan kontribusi dan peran yang dapat diambil oleh para peserta sebagai pemuda harapan bangsa, ujar Dede Prianto, divisi acara OASIS 2020. (Persma/Eng)

Categories
Uncategorized

Seminar Penelitian Bersama SIMIK. Enjoyable Dalam Meneliti

SELONG – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sentral Ikatan Mahasiswa Ilmiah Kampus (SIMIK) Universitas Hamzanwadi, Sabtu (11/01/2019) kemaren menggelar kegiatan seminar penelitian yang bertemakan “Meneliti Itu Seru” enjoyable dalam meneliti bersama SIMIK. Kegiatan yang berlangsung di ruangan Auditorium Universitas Hamzanwadi tersebut terlaksana lancar dengan menghadirkan ratusan peserta dari mahasiswa dan mengundang pemateri-pemateri handal, dari Pengelola Jurnal, Akademisi dan Dosen Universitas Hamzanwadi.

Pemateri-pemateri yang diundang diantaranya, Kepala Biro UKK Universitas Hamzanwadi Irawan Rahardi, M. Sc, Mahasiswa dan Akademisi dari Universitas Gunung Rinjani Lalu Nurul Yakin, C.Ph. D, Dosen Bimbingan Konseling dan Pengelola Jurnal Educatio  Fitri Aulia, M. Pd, dan hadir juga motivator sekaligus pengelola jurnal Element Sahibul Ahyan M. Pd, memberikan pengalaman dan pengetahuan tentang serunya meneliti dan menulis.

Ketua UKM SIMIK, Abdul Razak Badawi, mengatakan penelitian merupakan salah satu cara untuk mencari jawaban atau solusi  dari permasalahan apa yg kita lihat dan kita dengar. “Penelitian artinya belajar betul-betul, sungguh-sungguh dan detail. Perlu adanya sikap kritis dalam memfilter ilmu ataupun informasi, lebih-lebih bagi kita yang berhadapan dengan era digital karena sangat dekat dengan hoax yang mudah tersebar,” tegasnya.

Dijelaskannya bahwa, SIMIK merupakan panggilan akrab dari UKM Sentral Ikatan Mahasiswa Ilmiah Kampus yang khusus bergerak dalam bidang keilmiahan ini, dengan kegiatan seminar penelitian tersebut berhasil menggugah semangat mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa kepekaan terhadap berbagai permasalahan yang terjadi dan mengubah mindset berfikir lama  yang menyatakan bahwa meneliti itu horor. Bahkan ironisnya, tak jarang fenomena dari mahasiswa semester akhir merasa takut duluan sebelum berperang dalam menuntaskan laporan akhir ataupun skripsi.

Sasaran dari kegiatan ini adalah semester 7 yang sedang dalam proses pengajuan judul skripsi. Namun, tidak sedikit juga dari semester bawah yang hadir memenuhi ruangan acara. Bahkan bukan hanya mahasiswa yang berasal dari Universitas Hamzanwadi, namun turut bergabung juga mahasiswa dari Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH Pancor), Universitas Mataram dan UIN Mataram turut mensukseskan kegiatan Pelatihan Dasar Penelitian (Pra PDP) dalam bentuk seminar.

“Pelatihan Dasar Penelitian dibagi menjadi 2 kegiatan yakni, Pra PDP berupa pembekalan materi (Seminar) yang diadakan pada sabtu, 11 Januari 2020 kemarin. Kemudian akan dilanjutkan dengan "PDP Lapangan" berupa praktik dan rekreasi pada tanggal 31-9 Januari 2019 yang beralokasi di Masbagik dan Sembalun selama 10 hari,” paparnya dengan detail.

Presiden Mahasiswa BEM Universitas Hamzanwadi, Zulkarnain, mengungkapkan bahwa merujuk kepada sejarah, penelitian menjadi konci dari kemajuan suatu peradaban. “Awal dari kebangkitan peradaban barat diawali filsafat materialisme yang memandang scope ilmu pengetahuan sangat penting. Dan penelitian merupakan salah satu produk dari filsafat materialisme,” ungkap mahasiswa nomor satu di kampus Hamzanwadi itu.

Tidak hanya itu, Zul mengatakan motivasi mahasiswa dalam mengikuti ajang keilmuan harus dipupuk. “Nuansa akademik kampus harus dihidupkan dengan kebaikan-kebaikan baru. Kemapuan literasi harus tetap diasah. Sebab, perlu disadari bersama bahwa tantangan hidup kedepan akan semakin keras, oleh karenanya sumber daya manusianya juga harus lebih kuat. Dengan hadirnya event ini, diharapkan mampu menciptakan calon peneliti-peneliti yang unggul dan memberi sumbangsih kedepannya,” pungkasnya. (Persma/SMH)

Categories
Uncategorized

Geografi Betaletan, Periri Gumi Paer: Prodi Geografi Adakan Penghijauan

SELONG – Program Studi Pendidikan Geografi, Minggu (05/01/2020) Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi mengadakan penghijauan dengan bertajuk “Geografi Betaletan” di desa binaan Peringgajurang Utara. Program penghijuan ini diadakan mengambil tema “Peririq Gumi Paer”, dalam bahasa sasak dengan arti memperbaiki bumi alam semesta, dengan maksud agar mampu menumbuhkan semangat menanam, menghijaukan dan menyelamatkan keberlangsungan lingkungan alam sekitar.

Dalam kegiatan ini, hadir puluhan mahasiswa, bersama dosen Prodi Pendidikan Geografi, masyarakat, kepala desa dan aparat pemerintahan Desa Pringgajurang Utara, kecamatan Montong Gading, kabupaten Lombok Timur. Selain itu, penghijaun yang dipusatkan di desa Peringgajurang Utara ini dengan kegitan utama penanaman enam ribu bibit pohon Nangka dan Sengon.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Geografi Dr. Armin Subhani, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan, dalam mewadahi mahasiswa dalam menjalankan perkulihan tidak hanya dilaksanakan terpaku di dalam kelas saja, akan tetapi perlu diadakan perkulihan lapangan untuk menambah ilmu dan pengalaman. Selain itu, Doktor ahli hidrologi itu menyampaikan bahwa kehidupan di kampus, mahasiwa perlu menyumbangkan ide-ide kreatif dalam permasalahan sosial dalam pengembangan sumber daya manusia untuk menindak lanjuti permasahan sumberdaya alam secara langsung.

Sementara Kepala Desa Peringgajurang Utara, H. Abdul Halim, S.P saat pembukaan program dan disela-sela penanaman menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan penanaman ini. “Kami sangat menyambut baik dan sangat mengapresiasi atas partisipasi dan keterterlibatan semua pihak. Terutama dari sivitas akademika Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi,” katanya dengan penuh apresiasi.

Lanjut Halim, kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan dan dikembangkan agar bisa lebih baik dan maksimal lagi guna meningkatkan daya kritis mahasiswa dalam menyikapi masalah, baik isu yang berkaitan lingkungan dan sosial. “Kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan lagi, sebab penghijauan seperti ini bagus untuk meningkatkan daya kritis mahasiswa terkait dengan permasalahan yang berkaitan langsung dengan masyarakat, baik itu dalam permasalah sumber daya alam yang di kelola oleh masayarakat,” jelasnya.

Setelah kegiatan penghijaun, agenda dilanjutkan dengan kegiatan diskusi bersama para dosen, kepala desa, mahasiswa, dan masyarakat sekitar lokasi penanaman. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menindak lanjuti prospek dan program kedepan, terutama dalam hal pembangunan dan pengembangan dari potensi desa Perigajurang Utara menuju desa yang lebih baik lagi.

“Rencana tindak lanjut kedepan, kami mencanangkan desa Pringgajurang Utara ini akan dikembangkan menjadi kampung Agrowisata, dengan memperbanyak menanam tanaman unggulan yakni bibit Manggis dan Durian. Karena dua jenis bibit buah ini lebih bermanfaat dan berpotensi menambah penghasilan dan meningkatkan ekonomi masyarakat Pringgajurang Utara,” pungkasnya. (persma/yus)