ArabicEnglishIndonesian
Categories
Berita

Mahasiswi Universitas Hamzanwadi Lolos Magang Internasional MUN 2021

Menjadi impian setiap mahasiswa, berprestasi dalam setiap ajang kegiatan lokal nasional bahkan internasional. Tidak luput dari usaha keras yang telah dilakukan Bq Nurul Hikmah Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP Universitas Hamzanawdi, kali ini Nurul yang akarab dipanggil kak Nung berhasil lolos dalam mengikuti Magang Internasional yang diselenggarakan oleh IMUN pada bacth 5 2021. Pastinya ini menjadi motivasi dan semangat bangkit meraih prestasi lainnya.
Membangun semangat besar sampai ahirnya selesai studi ahir, butuh suntikan motivasi atau perlu membangun rasa percaya diri dengan mencari tahu event-event yang bisa di ikuti mahasiswa tingkat lokal nasional dan internasional. Sebagaimana jargon pengalaman sebagai guru terbaik sangat penting disebut berulang ulang untuk membangun semangat dan rasa percaya diri dapat mengikuti kegiatan-kegiatan berkelas.
Semangat terus ya kak nung, terus berprestasi.

Categories
Berita

Workshop Pengembangan Bahan Ajar Integrasi Literasi Dasar Pada Matakuliah Yang Relevan di LPTK

Menyikapi persoalan rendahnya kemampuan literasi dasar pada anak di Nusa Tenggara Barat, yang berada pada urutan terbawah dibandingkan dengan Provinsi lain di Indonesia, menjadi persoalan yang serius untuk disikapi oleh para pemangku kepentingan dan stakeholders terkait di bidang pendidikan. Di Tingkat Internasional Indonesia juga menempati posisi yang rendah dalam hal kemampuan literasi dasar.
Merespon kondisi kemampuan literasi dasar di Nusa Tenggara Barat yang rendah, melalui kemitraan INOVASI NTB dengan beberapa Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) melakukan berbagai upaya program afirmasi untuk perbaikan dan peningkatan kemampuan literasi dasar, dari mulai menggelar pelatihan, workshop, pendampingan guru sampai dengan menerjunkan relawan Literasi dari LPTK yang ada di NTB.
Salah satu kegiatan untuk merespon persoalan rendahnya literasi dasar ini melalui kemitraan INOVASI NTB dengan 3 (Tiga) LPTK, Yakni UIN Mataram, Universitas Hamzanwadi dan UNDIKMA menggelar Workshop Pengembangan Bahan Ajar Integrasi Literasi Dasar pada Matakuliah yang Relevan di LPTK, bertempat di Hotel Aston, 26 Juni 2021.
Kegiatan pembukaan workshop pengembangan bahan ajar ini dihadiri oleh unsur pimpinan Fakultas, Program Studi, Tim Dosen Pengembang Bahan Ajar dan pihak INOVASI NTB. Kegiatan workshop ini dibuka oleh Dekan FIP Universitas Hamzanwadi, dalam sambutannya Dr. Abdullah Muzakar, M.Si, menegaskan bahwa rendahnya kemampuan literasi dasar anak-anak di NTB, menempatkan LPTK pada posisi strategis dan menentukan, sekaligus amanah tanggungjawab yang besar, karena kalau kita lihat posisioning LPTK, LPTK ada pada posisi hulu dalam menyiapkan tenaga pendidik atau guru, artinya kalau posisi LPTK lemah dalam mempersiapkan calon-calon guru, maka ini salah satu faktor dan variabel yang akan berpengaruh langsung pada persolan kemampuan literasi dasar.
Saat ini Tantangan LPTK menjadi tidak mudah dan ringan, dalam meningkatkan kemampuan literasi peserta didik, bagaimana luberan teknologi digital dan gudget pada dunia anak, mejadikan pragmatisme dan instanisasi pada aspek kognitif dan psikomorik anak menjadi bagian yang tak terpisah dari penyebab rendahnya kemampuan literasi anak, ditambah 2 (dua) tahun ini pase pandemi Covid 19 belum menunjukkan penurunan, telah menjadikan tantangan bagi upaya penguatan dan peningkatan kemampuan literasi anak, tandas Dekan FIP Universitas Hamzanwadi.
Workshop pengembangan bahan ajar ini nantinya akan menghasilkan produk berupa modul dan buku ajar pada matakuliah yang relevan dengan pembelajaran literasi di Program Studi PGSD dan PGMI, dalam sambutannya Koorprodi PGSD FIP Universitas Hamzanwadi Muhammad Sururuddin, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan workshop yang difasilitasi INOVASI NTB dengan melibatkan 3 LPTK ini menjadi kegiatan baik dan positif, berhimpunnya para pakar dari LPTK ini akan menghasilkan bahan ajar literasi dasar yang kridibel dan aplikatif dalam menunjang pembelajaran di LPTK. Kita berharap bahwa dengan bahan ajar yang baik dan teruji karena disusun oleh para pakar ini dapat merubah pola pembelajaran pada matakuliah-matakuliah yang relevan dengan literasi dasar, tidak lagi menjadi deret hitung dalam struktur matakuliah, dan formalitas pembelajaran, akan tetapi dengan keberadaan modul bahan ajar ini dapat dipastikan Capai Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dapat tercapai dan direalisasikan sesuai dengan perencanaan dan target.
Kegiatan Workshop pengembangan bahan ajar ini juga dirangkaikan dengan penandatangan MoU antara ketiga LPTK, yakni UNDIKMA, UIN Mataram dan Universitas Hamzanwadi, penandatangan MoU oleh ketiga LPTK ini dimaksudkan sebagai upaya berkelanjutan dalam melakukan afirmasi terhadap persoalan literasi dasar di NTB, sinergisitas dan kolaborasi antar LPTK akan sangat menentukan percepatan dalam penanganan rendahnya literasi dasar, tentu ikhtiar ini akan berhasil jika didukung oleh segenap pemangku kepentingan utama, dalam hal ini Pemerintah Provinsi dan Kabupaten yang ada di wilayah NTB, serta pihak-pihak yang concern terhadap upaya peningkatan literasi dasar.

Categories
Berita Fakultas

Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Dampingi Anak Korban Perceraian

Mahasiswa Universitas Hamzanwadi terus menorehkan prestasi di level Nasional. Kali ini mahasiswa Program Studi Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan UNHAM memenangkan kompetisi Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM).

Program ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbud RI Tahun 2021 dengan mengusung judul Program “Recovery Anak Korban Perceraian dengan Metode Story Telling untuk Meningkatkan Motivasi Belajar”.

Guna melaksanan program itu, mahsiswa melakukan sosialisasi program PKM-PM kepada masyarakat di Aula Kantor Desa Tetebatu Kecamatan Sikur sebagai desa lokasi pelaksanaan program PKM-PM.

Hadiri dalam acara pembukaan sosialisasi yang berlangsung Sabtu (19/06/2021) itu, kepala desa setempat bersama semua unsur aparatur pemerintah desa, dosen pendamping, dan organisasi kepemudaan desa Tetebatu.

Ketua Kelompok PKM-PM Azzumardin Syaidi mengatakan, program ini merupakan program yang sangat bagus bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuannya di masyarakat sebelum keluar dari kampus.

Ia menyebutkan, pilihan lokasi PKM-PM di Desa Tetebatu bukan tanpa alasan. Berdasarkan data perceraian di Desa Tetebatu, tingkat perceraian cukup tinggi. Dari data yang ada, tercatat 245 anak korban perceraian. Hal ini, sejalan dengan kasus pernikahan dini di lokasi program PKM-PM yang juga tinggi.

“Sepertinya ada hubungan kausalitas antara tingginya angka perceraian dengan data kasus pernikahan dini,” ungkap Azzumardin Syaidi yang juga Mahasiswa Program Studi Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP Universitas Hamzanwadi,

Ia menyebutkan, generasi yang berkualitas biasanya lahir dari keluarga yang berkualitas, kehidupan rumah tangga yang harmonis, serta ditunjang oleh lingkungan yang kondusif, dimana anak mendapatkan perhatian yang cukup terhadap tumbuh kembangnya.

Ia juga melihat, anak-anak yang berasal dari korban perceraian, dalam perspektif psikologi perkembangan anak akan mengalami hambatan pertumbuhan mental emosional dan motivasi. Jika dilihat dari sisi pendidikan, dipastikan akan memberikan pengaruh pada rendahnya motivasi belajar.

Dosen Pembimbing Lapangan PKM-PM Dr. Abdullah Muzakar, M.Si mengatakan, kelompok mahasiswa pelaksana PKM-PM ini berasal dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hamzanwadi, sehingga model pendekatan yang digunakan dalam penanganan anak korban perceraian berangkat dari basis keilmuan kependidikan.

“Mahasiswa akan melakukan pendampingan dalam bentuk afirmasi (penguatan) terhadap upaya pemulihan (recovery) motivasi belajar anak korban perceraian,” tegas doktor Univeritas Negeri Jakarta (UNJ) itu dalam pidato sambutannya.

Kepala Desa Tetebatu Hasbullah, S.Pd mengatakan, siap mendukung penuh pelaksanaan program, karena persoalan pernikahan dini dan kasus perceraian cukup tinggi, termasuk motivasi belajar anak yang rendah, terlebih pada masa pandemi covid-19 menjadi masalah yang dihadapi pemerintah desa Tetebatu.

Ia berharap melalui program PKM-PM ini mampu melahirkan generasi yang cerdas, berprestasi, dan memberikan kebanggaan khususnya bagi keluarga dan masyarakat Desa Tetebatu.

Categories
Berita

Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Dinobatkan sebagai Pelopor Bale Education

Prestasi yang diraih sejumlah mahasiswa Universitas Hamzanwadi diberbagai level telah membawa kampus yang mengusung tagline “Kompetitif dan Berdaya Saing” ini terus melaju untuk mengejar prestasi perguruan tinggi lainnya.

Kali ini, potensi mahasiswa perguruan tinggi yang didirikan Pahlawan Nasional TGKH M Zainuddin Abdul Majid mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dengan dinobatkan sebagai Pelopor Bale Education untuk anak tambang Desa Bagik Payung Timur Kecamatan Suralaga Lotim.

“Mahasiswa PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hamzanwadi meraih penghargaan juara satu pada pemilihan pemuda pelopor tingkat kabupaten yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Lotim,” ujar Dekan FIP Dr Abdullah Muzakkar, M.Si, Kamis (17/06/2021).

Prestasi mahasiswa program pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) ini, kata Abdullah, merupakan buah dari ikhtiar bersama untuk menjadikan kampus ini sebagai kampus yang kompetitif dan berdaya saing dengan kampus lain.

Ia berharap prestasi ini bisa dipertahankan meski kompetisi yang diikuti nanti pada level provinsi akan berhadapan dengan pesaing dari berbagai daerah yang tentunya lebih berat. Oleh sebab itu ia menyarankan untuk terus belajar dan mengasah potensinya.

“Semoga prestasi mahasiswa ini bisa membawa nama baik kampus dan daerah di tingkat provinsi,” harapnya sembari mengingatkan, jangan mudah puas dengan apa yang diraih hari ini tapi teruslah belajar untuk meraih masa depan yang sukses.

Abdul Khaer, mahasiswa PGSD yang meraih prestasi dalam ajang kontestasi pemilihan pemuda pelopor ini mengajak semua mahasiswa Universitas Hamzanwadi untuk menjadi role model bagi pemuda lain dan tetap melakukan terobosan baru yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pemuda harus terus bergerak untuk mewujudkan pembangun ke arah yang lebih maju. Kita bisa mulai dari membangun desa untuk bangsa dan negara. Dengan kata lain, kita bangun desa untuk Negara,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, sudah seharusnya mahasiswa menjadi garda terdepan dalam membangun dan memajukan bangsa yang dimulai dari lingkup terkecil di desa, sehingga cahaya harapan para pejuang dan pendiri bangsa bisa tercapai. “Ayooo… Pemuda harus tetap semangat. Pantang mundur,” pungkasnya.

Categories
Berita

Kembangkan Kerja Sama, Universitas Hamzanwadi Bertemu Bank Syari’ah Indonesia

Universitas Hamzanwadi terus bergerak menuju kampus kompetitif dan berdaya saing. Kerja sama dengan berbagai pihak semakin membawa kampus swasta ternama di Nusa Tenggara Barat ini semakin berkibar.

Gerak langkah seluruh civitas akdemika untuk mencapai visi misi kampus ini terus ditingkatkan. Kemarin (Rabu, 16/06/2021), rektorat yang beralamat dijalan Pancor Lombok Timur NTB ini kedatangan dari pihak Bank Syariah Indonesia area Bali Nusra.

“Kedatangan pemangku kebijakan perbankkan itu guna membahas rencana kerja sama antar kedua pihak untuk mengembangkan dunia pendidikan yang saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat,” ujar Direktur Kerjasama dan Humas Universitas Hamzanwadi Dr. Muhammad Halqi.

Disebutkan, saat ini kerja sama yang dilakukan Universitas Hamzanwadi dengan berbagai pihak itu sedang berjalan. Sebagian lagi sedang dalam proses penjajakan seperti yang dilakukan hari Rabu kemarin dengan pihak BSI area Bali Nusra.

Diketahui, BSI sebagai bank syariah yang baru diresmikan Presiden Jokowi 1 Februari 2021 itu digadang bakal meningkatkan pasar keuangan syariah Indonesia di mata dunia internasional.

Selain membahas rencana kerja sama, kedua pihak juga membahas rencana pengembangan kampus dengan melakukan kerja sama yang saling menguntungkan. Inovasi pengembangan kampus banyak dibahas sehingga Universitas Hamzanwadi bisa menjadi kampus kompetitif dan berdaya saing.

Bentuk kerja sama pengembangan kampus masih dalam pembahasan kedua pihak, tapi yang jelas kerja sama ini dalam konteks pendidikan dan jasa keuangan, selain itu, dalam pertemuan antara BSI dan UNHAM berencana untuk kerja sama pengembangan sistem yang akan diujicoba di kampus yang didirikan Pahlawan Nasional TGH KH Mumammad Zainuddin Abdul Madjid itu.

Categories
Berita

Universitas Hamzanwadi Ditunjuk oleh Ditjen Dikti Sebagai Tuan Rumah Untuk BIMTEK Kurikulum Abad 21

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi di Abad 21 untuk mendukung Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 9-11 Juni 2021 di Kampus Universitas Hamzanwadi yang didampingi langsung oleh tim Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdikbud Ristek selaku panitia dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Hamzanwadi Dr H. Khirjan Nahdi, M.Hum menyampaikan terima kasih kepada Direktur Belmawa Prof. Aris Junaidi atas kepercayaannya kepada Universitas Hamzanwadi yang menjadi lokasi acara.

Demikian juga kepada Kepala Lembaga Layanan Direktorat Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) Wilayah VIII Denpasar yang terus memberikan dukungan kepada Universitas Hamzanwadi dalam setiap program, lebih-lebih terkait dengan Program MBKM yang diluncurkan Kemendikbud.

Kegiatan yang dilaksanakan dengan pola blanded (Luring-Daring) ini diikuti sekitar 380 peserta dari berbagai perguruan tinggi wilayah Bali-Nusra. “Untuk Luring diikuti 20 orang peserta dipusatkan di Meeting Room Universitas Hamzanwadi dan Daring diikuti 386 orang,”

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memandu para pemangku kepentingan program studi di Indonesia agar dapat merekonstruksi kurikulum yang ada sesuai dengan perkembangan zaman akibat kemajuan di abad 21 serta kebijakan Kemendikbud Ristek

“Tujuan Bimtek pengembangan kurikulum pendidikan tinggi abad 21 ini untuk mendukung penerapkan program MBKM. Khususnya pendidikan tinggi non vokasi di LLDikti Wilayah VIII,”

Pada kegiatan ini, semua peserta diminta menyiapkan dokumen kurikulum program studi masing-masing sebagai bahan diskusi dan kegiatan ini mendapatkan hasil yang maksimal dan tepat sasaran.

Categories
Berita

Universitas Hamzanwadi Menangkan Hibah PKKM

Universitas Hamzanwadi kembali memenangkan hibah kompetisi nasional, kali ini  mendapatkan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) melakukan pemberdayaan dan penguatan ekonomi terhadap ibu-ibu berstatus janda, dengan memanfaatkan tanah pekarangan melalui pertanian hidroponik.

Dosen Pendamping PKM Dr. Abdullah Muzakar, M.Si mengatakan, PKM ini merupakan program Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud Tahun 2021.

“Pelaksanaan PKM ini merupakan bentuk dari tanggungjawab civitas akademika dalam melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, terutama dharma pengabdian,” papar Dr. Abdullah pada acara pembukaan PKM di Kantor Desa Mujur, Ahad (06/06/2021).

Program PKM yang dilaksanakan di Dusun Tanak Beak Desa Mujur ini, menurut doktor jebolan UNJ itu, merupakan bentuk dari afirmasi dari persoalan sistematis yang dihadapi oleh kelompok perempuan, terutama yang menyandang status janda.

“Program mahasiswa ini, khusus pada penguatan persoalan ekonomi, terlebih lagi pada fase pandemi Covid-19, kondisi ekonomi masyarakat semakin lemah dan berat,” papar Abdullah Muzakkar.

Selain itu, PKM ini dilaksanakan sebagai upaya pembelajaran mahasiswa untuk memiliki kepekaan sosial dan kritis terhadap persoalan lingkungannya, sehingga bentuk-bentuk kemampuan kreatif dan inovatif menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan saat mereka kembali ke masyarakat, pasca pendidikan di Kampus.

Sementara itu, Ketua Kelompok PKM M. Yasin mahasiswa program studi PGSD FIP Universitas Hamzanwadi, mengatakan bahwa program pembinaan janda ini adalah salah satu dari 3 kelompok yang lolos seleksi hibah PKM Kementerian Pendidikan.

“Tim PKM ini mengangkat tema ‘afirmasi penguatan ekonomi janda melalui pertanian hidroponik menggunakan barang bekas’ yang akan dilaksanakan selama empat bulan ke depan,” papar Yasin.

Dikatakan Yasin, kegitan pembukaan hari ini sekaligus sebagai sosialisasi program kepada para ibu-ibu janda yang ada di Desa Mujur Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia berharap PKM ini bisa bermanfaat bagi kalangan masyarakat khususnya para ibu-ibu janda yang menjadi sasaran utama, sebagai upaya peningkatan ekonomi dan sarana pemenuhan kebutuhan pribadi.

“Kami berharap program ini sebagai sarana peningkatan ekonomi masyarakat dan semoga program ini bener-bener mencapai sasaran,” ungkap mahasiswa semester VIII itu.

Disisi lain, kata Yasin, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian  mahasiswa kepada masyarakat dan implentasi pembelajaran mahasiswa yang di dapatkn selama proses perkuliahan di kampus.

“Kami berharap setelah program selesai nanti, ibu-ibu yang terdiri dari janda ini bisa lebih produktif dalam pemanfaatan lahan guna meningkatkan ekonomi keluarga,” tutup pria kelahiran Mujur itu.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Desa Mujur Junaidi, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ibu-ibu berstatus janda yang menjadi sasaran serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Categories
Berita

Universitas Hamzanwadi Bekerjasama Dengan Universitas Mataram

Universitas Hamzanwadi terus membangun kerja sama dengan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi. Kali ini, Universitas Hamzanwadi menggandeng Universitas Mataram (UNRAM) untuk memajukan kampus.

Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam upaya memajukan pendidikan dan juga pembangunan daerah. Untuk itu, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) menjadi langkah awal kedua belah pihak bersinergi untuk kemajuan bersama.

Penandatanganan MoU antar Rektor Univetsitas Hamzanwadi dan Rektor UNRAM Prof. Dr. Lalu Husni, M.Hum yang berlangsung hari ini (Jumat, 04/06/2021) disaksikan para pejabat dari kedua perguruan tinggi tersebut. Di antaranya wakil rektor dan sejumlah Dekan.

Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Hj Rohmi Djalilah menyampaikan terima kasih kepada pihak UNRAM atas terjalinnya kerja sama. Ia berharap kerja sama antar perguruan tinggi ini tidak hanya berdampak pada pembangunan sumber daya manusia semata, namun dalam konteks pembangunan NTB secara luas.

Disebutkan, maksud dari kerja sama ini untuk meningkatkan penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dengan tujuan pengembangan ilmu dan keterampilan kedua pihak sehingga tercapai efisiensi, produktivitas, dan kualitas yang baik.

“Kerjasama ini harus bisa membawa kebaikan bagi Hamzanwadi dan UNRAM. Kerja sama yang saling menguntungkan, dan bisa berkembang tidak hanya untuk kedokteran tapi juga untuk prodi yang lain. Hanya dengan kerja sama yang saling menguntungkan, kita bisa maju bersama,” paparnya.

Rektor Universitas Hamzanwadi juga menegaskan eksistensi perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi pembangun daerah sangat besar dalam berbagai hal. Terkait dengan kesehatan di NTB, ia berharap sinergi kedua perguruan dapat berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat di NTB. Seliain itu Rektor juga meminta dukungan dari pihak UNRAM agar dapat dibimbing dalam upaya keinginan Universitas Hamzanwadi meningkatkan kualitas fakultas kesehatan.