ArabicEnglishIndonesian
Categories
Berita

Wujudkan Pemuda Cakap Digital, Tim PHP2D Universitas Hamzanwadi Adakan Seminar Literasi Digital

Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-93, Tim PHP2D Fakultas MIPA Universitas Hamzanwadi menyelenggarakan seminar literasi digital di Pringgasela pada Kamis, 28 Oktober 2021.

Seminar ini digelar di Aula SMA Negeri 1 Pringgasela yang dihadiri oleh 50 peserta yang merupakan perwakilan dari 5 Sekolah Menengah Atas atau sederajat di Desa Pringgasela, Desa Pringgasela Selatan, dan Desa Pringgasela Timur.

Seminar literasi digital ini merupakan salah satu program dari tim PHP2D Fakultas MIPA Universitas Hamzanwadi di Pringgasela guna mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya literasi dalam dimensi digital sebagai upaya untuk mewujudkan transformasi digital sesuai dengan tuntutan di era 4.0 menjelang era 5.0.

Adapun dalam seminar literasi digital ini, turut juga didukung oleh Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian (Diskominfo) Lombok Timur sebagai narasumber utama dalam acara ini serta didukung pula oleh Tim NWDI Media Center sebagai media partner yang turut serta meramaikan kegiatan seminar ini melalui platform-platform digital yang ada.

“Literasi digital harus terus-menerus digaungkan termasuk pada anak usia sekolah, guru, hingga orang tua. Hal ini dipersiapkan agar generasi muda bisa menjadi SDM yang unggul di kemudian hari,” Pungkas M. Amin Kutbi selaku pejabat yang mewakili dalam menyampaikan sambutan oleh Kepala Dinas Kominfo Lombok Timur.

Categories
Berita

Universitas Hamzanwadi Lepas 5 Mahasiswa Program Pejuang Muda Kementerian Sosial

Pejuang muda merupakan sebuah progran Merdeka belajar kampus merdeka yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan kementerian sosial. Kegiatan pejuang muda ini dilaksanakan dan diikuti hampir 6000 mahasiswa Se Indonesia dari sabang sampai merauke yang dilaksanakan mulai tanggal 26 oktober 2021 sampai 24 desember 2021. Universitas Hamzanwadi menjadi salah satu universitas yang mengutus mahasiswa melalui proses seleksi yang ketat. Mahasiswa yang berhasil lulus berjumlah 5 orang mahasiswa yang terdiri dari 5 prodi berbeda yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Informatika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris dan Teknik Informatika. Pelepasan mahasiswa yang lulus program pejuang muda ini dilaksanakan hari selasa, 26 Oktober 2021 di meeting room Universitas Hamzanwadi. Rencananya pelaksanaan pejuang muda untuk mahasiswa Universitas Hamzanwadi ditempatkan di Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Wakil rektor 1 Universitas Hamzanwadi, Dr. H.Khirjan Nahdi, M.Hum pada saat pelepasan menjelaskan bahwa mahasiswa yang lulus pejuang muda ini harus memberikan sumbangsih ide, pemikiran, dan juga perubahan di daerah yang akan dijadikan sebagai daerah binaan. Selain itu, Khirjan nahdi juga menekankam untuk selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan tetap menjaga nama baik Universitas Hamzanwadi serta harus dapat mwnunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Hamzanwadi adalah mahsiswa yang memiliki kemampuan berdaya saing global.

Categories
Berita

Resiliensi Untuk Mitigasi Bencana di Sekolah, LPPM UNY Bekerjasama dengan LPD Universitas Hamzanwadi Gelar Diseminasi dan Pelatihan

Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk bangkit dalam menghadapi dan mengatasi situasi yang beresiko dan penuh tekanan melalui pertahanan kompetensi yang dimiliki serta adaptasi yang positif dan fleksibel terhadap perubahan dari pengalaman yang penuh tekanan. sehingga diadakan kegiatan “Diseminasi Hasil Riset dan Pelatihan Resiliensi Untuk mitigasi bencana di sekolah”. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Yogyakarta bekerjasama dengan Lembaga Profesi dan Diklat (LPD) Universitas Hamzanwadi. Kegiatan ini dilaksanakan mulai hari senin 18 oktober 2021 sampai selasa, 19 Oktober 2021 di Meeting Room Rektorat Universitas Hamzanwadi dengan peserta yang terdiri dari Dosen, Guru, Relawan Bencana yang berasal dari berbagai daerah di pulau Lombok.

Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Lombok Timur yang diwakili oleh Kepala Bidang Sumber Daya Sekolah Dasar Hadi Sayuri menyampaikan program resiliensi untuk mitigasi bencana di sekolah merupakan sebuah keharusan dan mulai diterapkan di sekolah. Pemerintah sangat mensupport kegiatan-kegiatan yang mampu mengembangkan kemampuan dan kompetensi guru apalagi dalam mitigasi bencana di daerah.

Ketua LPD Universitas Hamzanwadi, Dr. Aswasulasikin, M.Pd Kegiatan Diseminasi ini merupakan bagian terpenting dalam menyiapkan sekolah agar resiliensi terhadap bencana baik itu bencana alam maupun bencana non alam, hal ini dikarenakan sekolah memiliki peran besar dalam mitigasi bencana. Aswasulasikin juga menjelaskan kegiatan ini diharapkan guru dan dosen sebagai pendidik lebih proaktif dan tanggap terhadap resiliensi siswa secara khusus dan sekolah secara umum terhadap bencana alam. Kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan budaya tanggap bencana berbasis kearifan local.

Sedangkan, Wakil Rektor I Universitas Hamzanwadi, Dr. H. Khirjan Nahdi menjelaskan dalam konteks perencanaan, NTB merupakan daerah rawan bencana yang baik bencana alam dan non alam, sehingga dibutuhkan perencanaan mitigasi bencana yang baik dan terstruktur. Selain itu, Khirjan Nahdi juga menjelaskan bahwa bencana itu tidak hanya banjir, gempa bumi, angin putting beliung, akan tetapi seperti kemarau juga merupakan sebuah bencana yang harus disiapkan bagaimana cara mitigasinya. Khirjan nahdi juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama LPPM UNY atas kepercayaan dalam pelaksanaan riset dan kerjasamanya dalam mensukseskan kegiatan riset tersebut.

Prof. Dr. Siti Irene Astuti Dwiningrum sebagai ketua tim Riset Resiliensi Untuk Mitigasi Bencana di Sekolah dan juga mewakili LPPM UNY menjelaskan bahwa pengembangan kebijakan resiliensi Sekolah berbasis kearifan local untuk mitigasi bencana merupakan sebuah respon pada kebijakan pemerintah Indonesia yang sedang mengembangkan program “membangun budaya sadar bencana”. Program ini sangat penting karena memberikan kesiapan kepada siswa yang resiliens dan harmoni Bersama bencana. Pelatihan ini menjadi inisiasi untuk masyarakat Lombok bagaimana masyarakat bisa menjadi resiliens dalam menghadapi bencana dan masalah apapun itu. Jadilah pribadi yang resiliens dan sekolah yang resiliens untuk masyarakat yang tanggap dan siap dalam mitigasi bencana.

Categories
Berita

Universitas Hamzanwadi Menjadi Corong Pertama Pengenalan Pajak di Lombok Timur

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Praya bekerjasama dengan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Selong memberikan kuliah umum di Universitas Hamzanwadi pada Rabu, 13 Oktober. Kuliah umum ini merupakan titik awal untuk edukasi perpajakan yang dilakukan oleh kementrian keuangan melalui jendral pajak, dengan tema “Sekali mengenal selamanya mengingat”. Kegiatan edukasi ini sendiri mempunyai beberpa tingkatakan, yaitu Tax Goes To School untuk tingakta SMP dan SMA, sedangkan Tax Goes To Campus untuk tingkat universitas.

Kuliah umum ini diawali dengan sambutan warek 1, kemudian pre test seputar pamahaman mahasiswa tentang pajak, pemaparan, dan ditutup dengan sesi tanya jawab. Terlihat mahasiswa sangat antusias menyambut kegiatan kuliah umum ini. Kepala seksi pelayanan KPP Pratama Praya, Henry menuturkan bahwa besar harapan kegiatan ini akan menjadi corong untuk kegiatan mahasiswa lain seputar pajak di masa depan.

Sejauh ini sekolah yang sudah didatangi oleh KPP Pratama Praya dan KP2KP Selong adalah SMA 1 Praya, Pondok Muhajirin Praya, SMAN 3 Selong, SMPN 3 Selong, Universitas Hamzanwadi, dan POLTEKESNES Praya. Universitas Hamzanwadi dipilih menjadi corong pertama karena Unham merupakan kampus potensial. Mahasiswanya banyak dan bukan hanya dari selong, melainkan dari seluruh provinsi NTB, bahkan ada yg dari luar sehingga diharapkan menjadi corong wajib pajak di masa depan. “Berharap menjadi wajib pajak yg patuh. Pajak kuat Indonesia maju. Jika pajak maksimal maka pembiayaan dan pembangunan juga akna maksimal.”, tutur Henry.

Categories
Berita

Ketua MK Anwar Usman Berikan Kuliah Umum di Universitas Hamzanwadi

YM. Dr. Anwar Usman, S.H., M.H Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan kuliah umum di Universitas Hamzanwadi pada Sabtu, 2 Oktober 2021. Kuliah umum ini berlangsung dari pukul 10.00 WITA sampai 12.00 WITA di Meeting Room Universitas Hamzanwadi. Kegiatan yang mengusung tema “Titik Singgung Mahkamah Konstitusi dengan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya” ini dihadiri oleh Wakil Rektor (Warek) I Universitas Hamzanwadi Dr. H. Khirjan Nahdi, Warek II Hj. Dukha Yunitasari, Warek III H. Musifuddin, Wakapolres Lombok Timur Kompol Agung Samara, serta dosen dan staf dari seluruh bagian di Universitas Hamzanwadi.

Dalam kuliah ini Anwar Usman menjelaskan kewenangan MK dan MA serta tugas-tugas yang dilakukan oleh setiap lembaga peradilan di Indonesia. Selanjutnya, Ia menyebut ada empat jenis pengadilan, yaitu Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Agama (PA), Pengadilan Militer (PM) dan Pengadilan PTUN. Kegiatan ini juga merupakan ajang untuk belajar mengenai konstitusi di Indonesia karena pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak masyarakat yang salah persepsi mengenai itu.

Sesuai dengan tema kuliah umum pada hari ini, Anwar merincikan mekanisme peradilan dari yang terendah sampai yang tertinggi. Tak lupa, ia juga menyertakan perbedaan tugas dari lembaga peradilan tersebut lengkap dengan pasal-pasalnya. Inti dari pembahasan MK dan MA ini adalah MK bertugas untuk menjaga UUD, sedangkan MA bertugas untuk menjaga UU.

Namun sebelum masuk ke pembahasan inti, Anwar menekankan bahwa selalui kuliah umum ini ia juga ingin memberikan dorongan dan semangat juang untuk meraih mimpu kepada pada hadirin yang telah hadir. Cerita motivasi ini disampaikan melalui pengalaman pribadinya yang merupakan anak yang berasal dari ujung paling timur Provinsi NTB, yaitu Kota Bima menjadi ketua MK saat ini. Tak lupa, Anwar juga menjelaskan tentang makna keadilan dari perspektif agama Islam, yaitu makna keadilan dalam Al-Quran. “Adil itu datang dari jiwa yang bersih,” pungkasnya.