Berita

Ketua MK Anwar Usman Berikan Kuliah Umum di Universitas Hamzanwadi

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
YM. Dr. Anwar Usman, S.H., M.H Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) sedang memberikan kuliah umum di Universitas Hamzanwadi

YM. Dr. Anwar Usman, S.H., M.H Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan kuliah umum di Universitas Hamzanwadi pada Sabtu, 2 Oktober 2021. Kuliah umum ini berlangsung dari pukul 10.00 WITA sampai 12.00 WITA di Meeting Room Universitas Hamzanwadi. Kegiatan yang mengusung tema “Titik Singgung Mahkamah Konstitusi dengan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya” ini dihadiri oleh Wakil Rektor (Warek) I Universitas Hamzanwadi Dr. H. Khirjan Nahdi, Warek II Hj. Dukha Yunitasari, Warek III H. Musifuddin, Wakapolres Lombok Timur Kompol Agung Samara, serta dosen dan staf dari seluruh bagian di Universitas Hamzanwadi.

Dalam kuliah ini Anwar Usman menjelaskan kewenangan MK dan MA serta tugas-tugas yang dilakukan oleh setiap lembaga peradilan di Indonesia. Selanjutnya, Ia menyebut ada empat jenis pengadilan, yaitu Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Agama (PA), Pengadilan Militer (PM) dan Pengadilan PTUN. Kegiatan ini juga merupakan ajang untuk belajar mengenai konstitusi di Indonesia karena pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak masyarakat yang salah persepsi mengenai itu.

Sesuai dengan tema kuliah umum pada hari ini, Anwar merincikan mekanisme peradilan dari yang terendah sampai yang tertinggi. Tak lupa, ia juga menyertakan perbedaan tugas dari lembaga peradilan tersebut lengkap dengan pasal-pasalnya. Inti dari pembahasan MK dan MA ini adalah MK bertugas untuk menjaga UUD, sedangkan MA bertugas untuk menjaga UU.

Namun sebelum masuk ke pembahasan inti, Anwar menekankan bahwa selalui kuliah umum ini ia juga ingin memberikan dorongan dan semangat juang untuk meraih mimpu kepada pada hadirin yang telah hadir. Cerita motivasi ini disampaikan melalui pengalaman pribadinya yang merupakan anak yang berasal dari ujung paling timur Provinsi NTB, yaitu Kota Bima menjadi ketua MK saat ini. Tak lupa, Anwar juga menjelaskan tentang makna keadilan dari perspektif agama Islam, yaitu makna keadilan dalam Al-Quran. “Adil itu datang dari jiwa yang bersih,” pungkasnya.

Berita lainnya