Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) tentang Kurikulum OBE untuk Teknik Komputer di Hamzanwadi Melibatkan Industri, Memperkuat Kompetensi IoT, Jaringan, dan Kompetensi Komputasi Awan
Selong – Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Hamzanwadi berhasil menyelenggarakan Diskusi Kelompok Fokus (FGD) tentang Validasi dan Penyempurnaan Kurikulum Pendidikan Berbasis Hasil (Outcome-Based Education/OBE) pada hari Sabtu, 18 April 2026, di Ruang B2, Fakultas Teknik.
Acara tersebut dihadiri sepenuhnya oleh pemangku kepentingan internal dan eksternal, seluruh anggota fakultas, serta mahasiswa. Partisipasi aktif dari semua pihak menunjukkan komitmen bersama untuk mengembangkan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri dan kemajuan teknologi.
Sebelum pembukaan resmi, Koordinator Program Studi Teknik Komputer, Taufik Akbar, M.Kom, menyatakan bahwa kurikulum OBE 2026 merupakan iterasi keempat, setelah kurikulum tahun 2016, 2021, dan 2022 (MBKM).
“Pengembangan kurikulum ini mencerminkan komitmen berkelanjutan kami untuk memastikan bahwa lulusan Teknik Komputer memiliki kompetensi yang relevan, adaptif, dan selaras dengan tuntutan industri saat ini,” kata Taufik Akbar.
Diskusi Terpadu (FGD) secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi, Dr. H. Muhammad Djamaluddin, B.E., M.Kom, yang menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan industri.
Acara tersebut dihadiri oleh delapan pemangku kepentingan yang diundang. Pemangku kepentingan eksternal yang memberikan kontribusi strategis meliputi:
1. Herianto Hamdani, S.T (Alumnus)
2. Abdul Rozak, S.Kom (Lombok Center IT)
3. Ulul Azmi, S.T (PT Solah Solution Indonesia)
4. Rian Wahyu Pratama Putra, S.T (CV RoboKids Academy)
Para pemangku kepentingan berbagi wawasan langsung mengenai persyaratan kompetensi lulusan di dunia profesional.
Abdul Rozak, S.Kom dari Lombok Center IT menyatakan:
“Kurikulum harus terus beradaptasi dengan perkembangan industri, khususnya dengan melibatkan praktisi sebagai dosen tamu dan memperkuat pengalaman pembelajaran berbasis proyek.”
Sementara itu, Rian Wahyu Pratama Putra, S.T dari CV RoboKids Academy menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik:
“Mahasiswa perlu dibekali dengan keterampilan praktis seperti fabrikasi digital, desain 3D, dan implementasi sistem tertanam untuk mempersiapkan mereka lebih baik menghadapi tantangan industri.”
Dari perspektif alumni, Herianto Hamdani, S.T menambahkan:
“Kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan pasar tenaga kerja akan sangat membantu lulusan dalam transisi ke dunia profesional.”
Ulul Azmi, S.T dari PT Solah Solution Indonesia lebih lanjut mencatat:
“Kolaborasi antara universitas dan industri sangat penting untuk memastikan bahwa lulusan memiliki kompetensi yang selaras dengan tuntutan pasar tenaga kerja.”
Selama FGD, tim kurikulum mempresentasikan draf kurikulum OBE, yang mencakup Visi, Misi, Tujuan, Profil Lulusan, dan Struktur Kursus. Diskusi tersebut sangat interaktif dan menghasilkan beberapa rekomendasi utama, termasuk:
1. Memperkuat kompetensi dalam sistem tertanam, IoT, jaringan komputer, dan keamanan siber
2. Memperluas pembelajaran berbasis praktik seperti fabrikasi digital dan desain 3D
3. Meningkatkan kolaborasi industri melalui magang, kuliah tamu, dan kemitraan teknologi
4. Mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dan kegiatan MBKM
5. Mengembangkan penelitian terapan kolaboratif antara dosen dan mahasiswa
Hasil dari FGD ini akan menjadi dasar untuk menyempurnakan kurikulum OBE agar lebih adaptif, relevan, dan kompetitif.
Program Studi Teknik Komputer di Universitas Hamzanwadi tetap berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan industri di era transformasi digital.
Abdul Rozak, S.Kom dari Lombok Center IT menyatakan:
“Kurikulum harus terus beradaptasi dengan perkembangan industri, khususnya dengan melibatkan praktisi sebagai dosen tamu dan memperkuat pengalaman pembelajaran berbasis proyek.”
Sementara itu, Rian Wahyu Pratama Putra, S.T dari CV RoboKids Academy menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik: