Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi Berlaga di Kompetisi Robot Internasional PIRC 2026 Malaysia
Selong, 21 April 2026 - Universitas Hamzanwadi secara resmi melepas tim robotik untuk mengikuti ajang Perak International Robotic Competition (PIRC) 2026 yang akan diselenggarakan pada 24 sampai 26 April 2026 di ADTEC Taiping, Perak, Malaysia . Kegiatan pelepasan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III Universitas Hamzanwadi, Dr. Muhamad Ali, M.Si, sebagai bentuk dukungan institusi terhadap pengembangan prestasi mahasiswa di tingkat internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor III menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan langkah strategis universitas dalam mendorong mahasiswa agar mampu bersaing secara global di bidang teknologi, khususnya robotika dan sistem cerdas.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang menang, tetapi tentang membangun mental, inovasi, dan daya saing global mahasiswa Universitas Hamzanwadi,” ujarnya.
Turut mendampingi dalam kegiatan pelepasan, Koordinator Program Studi Teknik Komputer, Taufik Akbar, M.Kom, yang menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa merupakan implementasi nyata dari kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada kompetensi global.
“Mahasiswa kita tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga diuji langsung di panggung internasional. Ini adalah bukti bahwa kompetensi mereka siap bersaing,” ungkapnya.
Tim yang diberangkatkan merupakan bagian dari ORION UNHAZ ROBOTIC Team, dengan pembinaan teknis oleh alumni Teknik Komputer, Wahyu Rian Pratama, S.T, yang berperan sebagai trainer sekaligus mentor dalam persiapan lomba.
Universitas Hamzanwadi mengirimkan 2 tim robotik yang akan berlaga pada dua kategori berbeda. Kedua kategori ini menuntut kemampuan tinggi dalam desain mekanik, algoritma, navigasi robot otonom, serta strategi kompetisi.
Total peserta yang diberangkatkan berjumlah 4 mahasiswa, terdiri dari gabungan Program Studi Teknik Komputer dan Teknik Informatika, dengan masing-masing tim beranggotakan 2 orang .
Kompetisi PIRC sendiri merupakan ajang robotika internasional yang diikuti oleh berbagai negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Singapura . Ajang ini menjadi wadah untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) serta pengembangan inovasi teknologi robotika.
Trainer tim, Wahyu Rian Pratama, S.T, menyampaikan optimisme terhadap kesiapan tim.
“Kami telah melalui tahap riset, perakitan, hingga uji coba intensif. Target kami bukan hanya berpartisipasi, tetapi mampu menembus final dan membawa prestasi untuk kampus,” jelasnya.
Partisipasi ini diharapkan tidak hanya membawa nama baik Universitas Hamzanwadi, tetapi juga menjadi representasi Nusa Tenggara Barat dan Indonesia dalam kancah internasional. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana penting dalam membentuk mahasiswa yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan teknologi global.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Universitas Hamzanwadi optimis mampu mencetak prestasi serta memperkuat posisinya sebagai institusi yang berdaya saing di bidang teknologi dan robotika.