April 21, 2026, 5:43 a.m.
Perkuat Desa Berbasis Data, Hamzanwadi Gelar Lokakarya Sistem Informasi Desa untuk KKN 2026"

Selong — Universitas Hamzanwadi terus memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan desa melalui pelaksanaan Lokakarya Penguatan Sistem Informasi Desa (SID) yang digelar pada Selasa–Rabu, 28–29 April 2026, di Lab Microteaching 2 Universitas Hamzanwadi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia KKN bersama Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) sebagai tindak lanjut dari pembekalan KKN 2026.

Lokakarya ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa terkait pemanfaatan Sistem Informasi Desa sebagai instrumen penting dalam mendukung program Desa Berdaya di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Peserta kegiatan terdiri dari ketua kelompok KKN serta operator desa dari 35 desa lokasi penempatan.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Hamzanwadi, Dr. Muhammad Ali, M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya transformasi metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis pengalaman langsung di masyarakat. Menurutnya, di era keterbukaan informasi saat ini, pembelajaran tidak cukup hanya mengandalkan teori di kelas.

“Mahasiswa perlu belajar dari realitas di lapangan. Desa adalah living laboratory yang memberikan pengalaman nyata dalam memahami persoalan sekaligus merancang solusi,” ujarnya.

Ia juga menggambarkan konsep KKN tahun ini seperti membangun sebuah rumah secara bertahap, dimulai dari pondasi hingga berdiri kokoh. Program yang dirintis mahasiswa pada periode ini akan dilanjutkan oleh kelompok KKN berikutnya, sehingga tercipta kesinambungan pembangunan desa.

Sementara itu, Tim SKALA NTB, Ridho Makruf, dalam sambutan awalnya memberikan penjelasan teknis terkait pelaksanaan lokakarya, termasuk skema materi dan metode pelatihan yang akan berlangsung selama dua hari.

Materi lokakarya disampaikan secara paralel oleh berbagai pihak, antara lain BAPPEDA NTB, DPPM Universitas Hamzanwadi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta praktisi SID Provinsi NTB. Para narasumber memberikan penguatan terkait pengelolaan data desa, pemanfaatan teknologi informasi, serta strategi implementasi SID untuk mendukung perencanaan dan pembangunan desa berbasis data.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi tidak hanya mampu menjalankan program kerja di desa, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat sistem informasi yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan desa yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Bagikan: