Universitas Hamzanwadi Kembali Lepas Mahasiswa Magang Internasional ke Jepang, Perkuat Komitmen Cetak Lulusan Berdaya Saing Global
Selong – Universitas Hamzanwadi kembali mengimplementasikan program magang internasional sebagai upaya menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing global. Sebanyak sembilan mahasiswa Program Studi Pariwisata resmi dilepas untuk mengikuti Program Magang Internasional ke Jepang pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung di Meeting Room Universitas Hamzanwadi dan dihadiri oleh Wakil Rektor I Dr. Abdullah Muzakkar, M.Si., Wakil Rektor IV, Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora, Koordinator Program Studi Pariwisata Muhammad Ramli, M.Pd., Direktur PT Indonesia Nippon Anugrah (INA) Parman Munte, para peserta magang, serta orang tua mahasiswa.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I menegaskan bahwa program magang internasional merupakan implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan yang memberikan hak kepada mahasiswa untuk menempuh pembelajaran di luar program studi maupun perguruan tinggi hingga tiga semester. Khusus program magang di Jepang, kegiatan tersebut akan dikonversi menjadi dua semester perkuliahan atau setara maksimal 40 SKS.
"Manfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya pengalaman, meningkatkan kompetensi, dan membangun karakter profesional. Pengalaman bekerja di lingkungan internasional akan menjadi bekal berharga saat memasuki dunia kerja," ujar Abdullah Muzakkar.
Pada kesempatan yang sama, Universitas Hamzanwadi juga secara resmi membuka Program Pengayaan Bahasa Jepang Batch II yang diikuti oleh 32 mahasiswa Program Studi Pariwisata. Program ini menjadi tahap persiapan bagi mahasiswa yang akan mengikuti proses wawancara dengan perusahaan mitra di Jepang pada Juli 2026.
Koordinator Program Studi Pariwisata, Muhammad Ramli, M.Pd., menjelaskan bahwa seluruh peserta pengayaan dipersiapkan untuk mengikuti program magang internasional yang juga akan dikonversi menjadi 40 SKS. Ia berharap mahasiswa mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh agar mampu bersaing dan lolos pada proses seleksi.
Sementara itu, Direktur PT Indonesia Nippon Anugrah (INA), Parman Munte, menyampaikan bahwa program internship bukan sekadar kegiatan magang, melainkan pintu awal bagi mahasiswa dalam membangun karier di dunia kerja internasional. Menurutnya, mahasiswa Universitas Hamzanwadi memiliki potensi besar untuk berkembang dan beradaptasi di lingkungan kerja Jepang.
Melalui program ini, Universitas Hamzanwadi terus memperkuat kolaborasi dengan mitra internasional sekaligus membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman global, meningkatkan kompetensi profesional, dan menjadi lulusan yang siap bersaing di tingkat internasional.