Seminar Nasional Tandai Penutupan Dies Natalis ke-36 Pendidikan Sejarah
Selong, 10 Januari 2026 — Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) menutup rangkaian Dies Natalis ke-36 melalui penyelenggaraan Seminar Nasional yang dilaksanakan secara blended (luring dan daring) dan diikuti oleh civitas akademika FISE.
Seminar Nasional mengangkat tema “Transformasi Kurikulum Sejarah SMA dan Integrasi Sejarah Lokal Perspektif Multikultural.” Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Zulkarnain, M.Pd., tim penyusun kurikulum sejarah tingkat lanjut, serta Dr. Abdul Rasyad, M.Pd., Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Nusa Tenggara Barat. Keduanya menyoroti dinamika pembaruan kurikulum sejarah serta urgensi penguatan sejarah lokal dalam kerangka pendidikan multikultural.
Koordinator Program Studi Pendidikan Sejarah, Muhammad Shulhan Hadi, M.Pd., menyampaikan bahwa Dies Natalis ke-36 menjadi momentum refleksi atas kontribusi program studi dalam pengembangan pendidikan sejarah. Ia menegaskan komitmen Program Studi Pendidikan Sejarah untuk terus mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Prof. Dr. Fahrurrozi, S.E., M.M., menekankan pentingnya sejarah sebagai disiplin ilmu yang berperan dalam membangun karakter, identitas, dan kesadaran kebangsaan. Ia berharap Seminar Nasional ini dapat memperkaya wawasan akademik sekaligus memperkuat posisi sejarah dalam konteks pendidikan nasional.
Dengan terselenggaranya Seminar Nasional ini, Program Studi Pendidikan Sejarah diharapkan semakin berperan aktif dalam pengembangan keilmuan sejarah yang kontekstual, inklusif, dan relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.