Bekali Pengalaman Vokasi, Mahasiswa Pariwisata Hamzanwadi Jalani MBKM di Poltekpar Lombok
Lombok Tengah – Universitas Hamzanwadi memperkuat kolaborasi akademik dengan Politeknik Pariwisata Lombok melalui kegiatan serah terima mahasiswa pertukaran mandiri dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Jumat (14/8/2026).
Sebanyak empat mahasiswa Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi diserahkan untuk mengikuti program MBKM di Politeknik Pariwisata Lombok. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan dokumen kerja sama sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kedua perguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia bidang pariwisata.
Keempat mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Dr. Ali Muhtasom, M.M., CHCM., CHE., bersama jajaran pejabat dan ketua program studi yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan akademik mahasiswa, yakni Program Studi Tata Hidang dan Divisi Kamar.
Dari Universitas Hamzanwadi, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Unit Kerja Sama dan Kemitraan, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora (FBSH), serta Koordinator Program Studi Pariwisata.
Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum pembahasan perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Politeknik Pariwisata Lombok dan Universitas Hamzanwadi. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kapasitas dan sumber daya institusi.
Melalui program pertukaran mandiri MBKM, mahasiswa Universitas Hamzanwadi memperoleh kesempatan untuk memperluas pengalaman akademik dan praktik di lingkungan pendidikan vokasi pariwisata. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya kompetensi mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi kebutuhan industri pariwisata.
Kolaborasi Universitas Hamzanwadi dan Politeknik Pariwisata Lombok diharapkan terus berkembang melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, maupun kedua institusi, sekaligus mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia pariwisata yang kompeten dan berdaya saing.