7 Aug. 2026, 10.12
Perkuat Keterampilan Digital Mahasiswa Disabilitas, Universitas Hamzanwadi Gelar Pelatihan SIDP dan Tandatangani MoU

Pancor – Universitas Hamzanwadi terus memperkuat komitmennya dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan mahasiswa penyandang disabilitas dalam Pelatihan Digital Skills for Inclusive Digital Participation (SIDP), yang diselenggarakan Lombok Research Center (LRC), Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi LRC dengan British Council melalui program SIDP. Pelaksanaannya turut melibatkan Pusat Layanan Disabilitas (PLD) dan Program Studi Pendidikan Khusus Universitas Hamzanwadi sebagai mitra.

Selain pelatihan, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dalam mendorong partisipasi penyandang disabilitas di ruang digital.

Melalui program tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai literasi dan keterampilan digital yang praktis serta relevan dengan kebutuhan sehari-hari. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung kemandirian, meningkatkan daya saing, sekaligus memperluas kesempatan penyandang disabilitas untuk berpartisipasi secara aktif di era digital.

Dalam kesempatan tersebut, Universitas Hamzanwadi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terbangun. Perkembangan teknologi dinilai membuka banyak peluang bagi penyandang disabilitas, namun pemanfaatannya perlu diimbangi dengan kecakapan digital agar teknologi dapat digunakan secara aman, bijak, dan produktif.

Universitas Hamzanwadi juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun kampus yang ramah disabilitas melalui penyediaan layanan dan dukungan yang memungkinkan mahasiswa penyandang disabilitas memperoleh akses pendidikan serta kesempatan berkembang secara setara.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi langkah penting dalam mengurangi hambatan aksesibilitas. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan dan digital yang semakin terbuka bagi semua.

Melalui keterlibatan dalam program SIDP, Universitas Hamzanwadi terus mendorong lahirnya ruang belajar yang inklusif sekaligus memperkuat kapasitas mahasiswa penyandang disabilitas agar mampu berkembang, mandiri, dan berdaya saing di tengah transformasi digital.

Bagikan: