Dari Skripsi untuk UMKM, Mahasiswa Teknik Komputer Universitas Hamzanwadi Ciptakan Mesin Pengering Sablon Cup Otomatis
Pancor — Penelitian mahasiswa Universitas Hamzanwadi kembali menunjukkan bagaimana karya akademik dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata di dunia usaha. Irfan Wahyudi, mahasiswa Program Studi Teknik Komputer Universitas Hamzanwadi, berhasil merancang Mesin Pengering Sablon Cup Otomatis Menggunakan Motor DC PWM Berbasis Mikrokontroler Arduino yang diterapkan di SN Printing, Rempung, Lombok Timur.
Penelitian yang dibimbing oleh M. Nuzuluddin, M.Pd. tersebut berangkat dari permasalahan yang ditemui dalam proses produksi sablon cup plastik, khususnya pada tahap pengeringan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Melalui pemanfaatan teknologi berbasis mikrokontroler Arduino dan motor DC dengan pengaturan PWM, Irfan mengembangkan mesin pengering yang diarahkan untuk membantu mempercepat serta meningkatkan efisiensi proses pengeringan sablon cup di SN Printing.
Pengembangan mesin tersebut menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna yang berangkat dari kebutuhan langsung pelaku usaha. Alih-alih berhenti sebagai kajian akademik, penelitian mahasiswa diarahkan untuk menghasilkan solusi yang dapat diterapkan pada permasalahan produksi di lapangan.
Bagi Program Studi Teknik Komputer Universitas Hamzanwadi, penelitian semacam ini menjadi bagian dari upaya mendorong karya mahasiswa agar memiliki nilai aplikatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha.
Penelitian Irfan juga menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus hadir melalui teknologi yang kompleks dan biaya yang besar. Dengan mengidentifikasi persoalan sederhana di lingkungan usaha, mahasiswa dapat mengembangkan solusi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen Program Studi Teknik Komputer Universitas Hamzanwadi dalam mendorong penelitian yang aplikatif, tepat guna, dan memiliki dampak nyata.
Penelitian tidak harus sulit. Penelitian tidak harus mahal. Yang terpenting adalah memberikan manfaat.
Melalui penelitian yang berangkat dari persoalan nyata, teknologi dapat dikembangkan menjadi solusi sederhana yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Dari ruang akademik, karya mahasiswa diharapkan mampu hadir dan memberikan manfaat hingga ke lingkungan UMKM.