July 27, 2026, 4:24 p.m.
680 Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Siap Jadi Wirausahawan, Sukseskan Grand Launching Day 2026

Pancor – Universitas Hamzanwadi melalui Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis (PIIB) menyelenggarakan Grand Launching Day (GLD) Program Kewirausahaan Berbasis Proyek sebagai puncak implementasi pembelajaran mata kuliah kewirausahaan pada semester ini. Kegiatan yang diselenggarakan di GOR Hamzanwadi pada Senin (27/7) secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Hamzanwadi, yang menegaskan pentingnya penguatan budaya kewirausahaan sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membekali mahasiswa tidak hanya dengan kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan menciptakan peluang usaha yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial. Melalui GLD, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam mengembangkan, mempromosikan, dan memasarkan produk maupun jasa yang telah dirancang selama proses perkuliahan.

Kepala PIIB Universitas Hamzanwadi (Fahrurrozi, M.Pd) menjelaskan bahwa GLD merupakan media implementasi teori kewirausahaan ke dalam praktik nyata. Selain menjadi bagian dari evaluasi mata kuliah, kegiatan ini juga bertujuan membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan Universitas Hamzanwadi melalui lahirnya berbagai ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.

Pada semester ini, program dilaksanakan melalui kolaborasi PIIB dengan 25 dosen dari Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE), serta Fakultas Bahasa, Sastra, dan Humaniora (FBSH). Sebanyak 680 mahasiswa berpartisipasi dalam program ini dengan pendampingan para praktisi dari BRI Research Institute, Kementerian Pariwisata, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Lombok Timur, serta pelaku UMKM dari Nusa Tenggara Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk menjaga kualitas proyek bisnis mahasiswa, panitia menerapkan lima kriteria penilaian, yaitu inovasi dan keunikan, kelayakan dan potensi bisnis, kualitas produk, dampak dan kebermanfaatan, serta presentasi dan business pitching. Berdasarkan hasil evaluasi, kualitas proyek mahasiswa menunjukkan peningkatan dibandingkan semester sebelumnya.
 
Meskipun masih terdapat berbagai tantangan dalam pelaksanaan program, namun yang bisa dipastikan adalah mahasiswa telah memperoleh pengalaman yang komprehensif dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sebuah usaha. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi lahirnya wirausahawan muda yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

Bagikan: