Universitas Hamzanwadi Masuk Jajaran Kampus Inklusif Terbaik, Raih Penghargaan UNS–KND Inclusion Metric 2026
Surakarta – Universitas Hamzanwadi kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan UNS–KND Inclusion Metric Tahun 2026, sebagai bentuk pengakuan atas komitmennya dalam membangun perguruan tinggi yang inklusif, adaptif, dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam puncak Anugerah Insan Berprestasi Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Pemberian Penghargaan UNS–KND Inclusion Metric Tahun 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-50 Universitas Sebelas Maret (UNS). Acara berlangsung di Auditorium GPH Haryo Mataram, Surakarta, Jawa Tengah, pada Selasa malam (28/7/2026).
UNS–KND Inclusion Metric merupakan bentuk kolaborasi antara Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Komisi Nasional Disabilitas (KND) dalam memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi yang dinilai berhasil mengembangkan ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif, memberikan akses yang setara, serta mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di lingkungan kampus.
Pada kesempatan tersebut, Universitas Hamzanwadi diwakili oleh Wakil Rektor II yang hadir memenuhi undangan resmi dari Rektor UNS untuk menerima penghargaan. Pengakuan ini menunjukkan bahwa Universitas Hamzanwadi telah memenuhi berbagai indikator penilaian dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif, mulai dari penyediaan fasilitas yang aksesibel, layanan pendukung bagi mahasiswa penyandang disabilitas, hingga pengembangan kurikulum yang memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh sivitas akademika.
Wakil Rektor II Universitas Hamzanwadi, Dr. Hj. Dukha Yunitasari, S.H., M.Pd., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi universitas untuk terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang terbuka bagi semua kalangan tanpa diskriminasi.
Menurutnya, pendidikan inklusif tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga membangun budaya akademik yang menghargai keberagaman, kesetaraan, dan partisipasi aktif seluruh mahasiswa dalam proses pembelajaran.
Penghargaan ini semakin mempertegas posisi Universitas Hamzanwadi sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten mengembangkan pendidikan inklusif di Indonesia. Berbagai program yang dijalankan melalui Pusat Layanan Disabilitas (PLD) menjadi wujud nyata komitmen universitas dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan aksesibel bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
Melalui capaian ini, Universitas Hamzanwadi berharap dapat terus menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan ekosistem pendidikan yang inklusif serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pendidikan tinggi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.